Ilustrasi Perhitungan Simulai KPR Bagi Anda yang Berpenghasilan 3 Juta per Bulan

Simulasi Kredit KPR

Rata-rata gaji seorang karyawan di Bandung senilai 3 juta. Jika Anda belum punya rumah dan ingin mengajukan KPR via bank, lebih baik ketahui dulu simulasi KPR-nya. Setelah tahu simulasinya, maka Anda akan mudah mengontrol keuangan untuk disisihkan tiap bulannya. Lalu, bagaimana detail perhitungannya? Khusus bagi Anda yang berpenghasilan sekitar 3 juta, Anda wajib menyimak pembahasan berikut.

Gajih 3 juta perbulan, katakanlah Anda menyisihkan 2 juta per bulan karena masih single. Jadi belum banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Sementara umur Anda masih 19 tahun dan berencana menikah setelah 29 tahun. Rumah yang mau Anda beli tidak mahal. Hanya rumah sederhana senilai 200 juta. Tenor yang dipasang sekitar 10 tahun.

Besaran DP rata-rata yang diterapkan itu antara 20%-30% dari total harga jual rumah. Kita ambil saja yang 20%. Jadi jumlah DP yang harus dibayarkan senilai 40 juta. Sementara bunga flat untuk 2 tahun pertama katakanlah sebesar 3%. Maka, dalam dua tahun, Anda sudah menabung uang senilai 48 juta.

Tentu saja kalau mau menarget 10 tahun lunas sebelum menikah, paling tidak Anda sudah bekerja setelah lulus SMA. Sekitar umur 17 tahun. Jadi pada umur 19 tahun Anda sudah bisa membayar DP rumah. Barangkali rumah itu kelak akan dipersembahkan untuk istri tercinta? Cita-citanya hidup mandiri sebelum menikah? Membahagiakan orang tua? Siapa tahu.

Setelah itu, pertanyaannya adalah, berapa total utang pokok yang harus dibayarkan? Tentunya jumlah utang pokok ini di luar pemasukan nilai suku bunga, ya. Tinggal dikurangi saja harga jual rumah dengan DP yang sudah disetorkan. Jadi 200 juta – 40 juta berarti ada 160 juta. Itulah besaran utang pokok Anda yang harus dibayarkan setiap bulan.

Rasa-rasanya memang agak sulit bagi pemuda sekarang untuk hidup hemat. Dengan tabungan 2 juta, otomatis hanya 1 juta per bulan yang bisa digunakan untuk keperluan lain. Belum lagi biaya hidup yang semakin hari semakin mahal. Sebaiknya pada 2 tahun sebelum 19 tahun, Anda cari saja kontrakan murah. Lalu patungan dengan teman. Setelah cukup untuk bayar DP, baru pindah ke rumah baru.

Setelah mengetahui jumlah utang pokok, berapa cicilannya per bulan? Gampang kok. Tinggal hitung saja sisa utang dibagi perkalian antara tenor dengan jumlah bulan dalam setahun. Jadi begini: 160.000.000 : (10 x 12) = 160.000.000 : 120 = 1.333.333, 334. Anggap saja 1.333.333 saja biar mudah. Ini belum termasuk bunga, ya.

Cara menghitung bunga untuk simulasi KPR per bulan juga cukup mudah. Tinggal kalikan saja sisa utang dengan rate bunga, lalu dibagi jumlah bulan per tahun. Maka, akan seperti ini: 160.000.000 x 3% : 12 = 400.000. Total bunga untuk 2 tahun pertama tiap bulan sebesar 400.000. Maka, total angsurannya sebesar 1.733.333 rupiah.

Jumlah itu tidak terlalu banyak dibandingkan menempati rumah kontrakan di Bandung yang rata-rata per tahunnya 40 juta. Lebih baik dipakai untuk mencicil bakal rumah sendiri yang ujung-ujungnya akan menjadi milik sendiri. Namun tentu saja rumah seharga 200 juta untuk ukuran Bandung mungkin akan berlokasi di tepian kota.

Umumnya, skema angsuran setelah 2 tahun pertama akan berubah. Di sini yang berubah itu terletak pada rate bunganya. Setelah 2 tahun berlalu, tentu saja utang pokok Anda tidak lagi 160 juta. Tetapi 118.400.000 (lewat pembulatan akhir). Bunga yang diterapkan tidak lagi flat, tetapi floating.

Bunga seperti ini bisa saja berubah sesuai dengan iklim keuangan yang ada di pasar Indonesia. Katakanlah bunga floating-nya berubah jadi 5%. Maka perhitungan angsuran per bulan tinggal ikuti saja cara-cara di atas. Nanti akan ketemu jumlah angsuran per bulan sebesar 1.826.666 rupiah.

Dengan jumlah tabungan rutin 2 juta per bulan, Anda tidak perlu mengkhawatirkan lonjakan bunga yang tiba-tiba itu. Untungnya, terapan bunga floating yang sebesar 5% itu hanya berlaku pada bulan pertama setelah angsuran 2 tahun. Untuk bulan-bulan berikutnya bunga yang diterapkan berubah lagi. Tetapi lebih enteng.

Bunga pengganti bunga floating namanya bunga efektif. Bunga ini tidak bersifat statis atau tetap. Tetapi berubah-ubah. Tergantung iklim pasar. Bisa saja saat pasar bagus rate bunga per bulan bisa turun sampai 1%. Tentunya ini sangat menguntungkan untuk Anda. Namun untuk menyikapinya, sebaiknya Anda rajin update tentang bunga.

Dari segi kemandirian, tentu saja lebih enak kalau nantinya punya rumah pribadi. Begitu menikah, Anda tidak lagi ribet memindah perabotan gara-gara menempati kontrakan di Bandung. Selain itu, pasti calon mertua akan memuji kesungguhan Anda dalam membina usia pernikahan kelak.